POSTED: 22 Juni 2018
Tidak banyak orang yang tahu, di balik kesuksesan Lapis Legit Zulaikha adalah seorang ibu bernama Mariani. Nenek yang sudah berusia 75 tahun ini adalah perintis dari usaha kue yang lebih umum dikenal dengan merek Bika Ambon Zulaikha. Di usia yang sudah tiga per empat abad ini, ia ingin usahanya terus berkembang.
 
Tujuannya bukan untuk  menyimpan uang, tapi agar bisa berkarya untuk orang lain dan menyebar kebaikan. Karena itulah ia tetap punya semangat dan selalu mencari ide mengembangkan usahanya bersama anaknya. Dan merek Zulaikha itu sendiri adalah nama dari anak perempuan satu-satunya yang kini banyak menangani usaha tersebut.
 
“Saya pun dulu tak terpikir. Saya bisa sampai begini. Tapi rupanya, Allah telah memberikan kepada saya, dan saya bersyukur. Saya ingin usaha ini terus berkembang agar bisa terus  bersedekah, berzakat lebih banyak. Dan menolong untuk menampung tenaga kerja. Itu juga yang memberikan kepuasan kepada diri saya,” ucap Mariani ibunya Zulaikha.
 
Nenek kelahiran Pematang Siantar 9 November 1943 ini adalah pensiunan apoteker dari salah perusahaan farmasi terkenal. Di waktu luangnya sebagai apoteker ia kerap membuat aneka kue.  Selain karena hobi, keempat anaknya juga suka makan kue. “Makanya kami sejak kecil tidak pernah beli kue, karena buatan mama banyak dan enak semua,” timpal Zulaikha.
 
Tiga tahun setelah pensiun, tahun 2003, istri dari Ismeth Fuad Rangkuti ini pun menekuni hobinya sebagai kegiatan usaha. Karena kebetulan tinggal di sekitar Jalan Majapahit, Medan, yang dikenal sebagai kawasan perdagangan kue, Mariani pun akhirnya menggunakan rumahnya untuk berjualan kue.  Tepatnya di Jalan Majapahit No 62 dengan menyulap garasi mobil sebagai toko. Bika Ambon menjadi  pilihan produk pertama karena paling banyak dibeli orang kalau belanja di kawasan Majapahit.
 
Awalnya buka usaha, Mariani hanya membuat 9 loyang. Sampai kata suami saya, “Macam mana berbisnis kalau cuman 9 loyang yang laku.” Lalu saya bilang, “Sabarlah, nanti juga ada rejekinya. Memang mula-mula saya dilarang oleh suami saya, katanya nanti capek. Tapi saya nekat untuk menjual kue. Dan Alhamdulillah hanya dalam setahun produk jualan kue kami semakin banyak.”
 
Mariani tidak menyangka kalau usaha kuenya cepat sekali booming. Akhirnya ia pun mulai menambah karyawan. Selain Bika Ambon, sedari awal toko Zulaikha sudah menjual produk lain termasuk lapis legit, namun hasil buatan orang lain. Dalam perjalanannya, produk lapis legit mulai tidak sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan Zulaikha. Alhasil, Mariani yang memang hobi sekali belajar membuat kue akhirnya memproduksi sendiri.
 
Dalam belajar membuat berbagai resep kue, Mariani dan anaknya Zulaikha belahar di Bogasari Baking Center (BBC) Medan. Dan ternyata Lapis Legit buatan toko Zulaikha sangat digemari dan tidak kalah tenar dengan Bika Ambon.
 
Untuk menghasilkan Lapis Legit yang enak, toko Zulaikha tidak mau sembarang dalam memilih bahan baku. Mereka memakai terigu premium Segitiga Biru kemasan 1 kilogram. Dalam sebulan Zulaikha menghabiskan 250 sampai 300 karton per bulan.
 
Lapis Legit Zulaikha memiliki banyak varian. Mulai dari varian original, pandan, cokelat, stroberi, blueberry, kismis, keju, sukade, dan browns. Ini belum termasuk varian spesial di hari-hari besar seperti prons,maskofis, dan keju.
Keterkenalan Lapis Legit Zulaikha sudah sampai ke Malaysia. Wajar memang karena kalau tiket pesawat lagi murah, Medan-Kuala Lumpur hanya Rp 500 ribu. Makanya ada pembeli dari negeri jiran tersebut yang ingin memesan 5 ribu kotak per hari. Tapi Zulaikha tidak bersedia karena khawatir tidak bisa mengontrol penjualan si pemesan tersebut di Malaysia.
 
“Kami tidak mau orang bermain-main dengan mutu. Karena yang rugi besar adalah kami. Dan kami tidak menggunakan bahan pengawet. Kelemahannya memang kue kita tidak tahan lama, paling lama 3 hari,” ucap Zulaikha yang dulunya karyawan di pabrik semen besar lalu berhenti membantu ibunya.
 
Untuk membeli produk Zulaikha tidak hanya di Jalan Majaphit nomor 62, tapi juga di nomor 70 ABC dan 96 DEF. Toko oleh-oleh Zulaikha juga sudah buka di Jalan Karya Wisata Komplek Citra Wisata Blok 1 nomor 9 dan daerah kayu besar yang mengarah ke Bandara Kualanamu. Selain Lapis Legit, Bika Ambon, juga ada Bolu Gulung, Cake Tape, Cake Pisang, dan aneka kue  lainnya.
 
Kini Toko Zulaikha memiliki 75 karyawan. Namun kegiatan mereka tidak hanya bekerja. Setiap malam Selasa digelar pengajian. “Kita panggil ustaz. Dan itu ada programnya seminggu sekal. Ada belajar mengaji, minggu depannya tadabbur quran, ataupun ceramah. Terus kalau bulan Ramadhan, dari awal sampai malam 21 kami mengadakan salat tarawih di lantai dua toko,” ucap Zulaikha dan ibunya. (RAP/REM)
 
0

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirimkan komentar.
Artikel Berhubungan