POSTED: 19 March 2019

Sudah lama sepeda motor dikenal sebagai alat transportasi pribadi dan umum. Di sejumlah kota, sepeda motor dikenal dengan istilah “Bentor” atau becak motor. Dalam perkembangannya,  sepeda motor kemudian dipakai untuk menjalankan beragam bisnis. Mulai dari penjahit keliling, pedagang bakpao, pedagang sayuran keliling, dan lain-lain.

Lantas apa saja yang perlu diperhatikan sebelum merombak sepeda motor sebagai alat usaha khusunya makanan? Simak beberapa hal penting berikut ini. 

Jenis usaha

Jenis usaha yang dilakukan tentu akan menentukan model gerobak motor yang akan dipakai. Misalnya saja gerobak motor penjual mie ayam akan berbeda dengan gerobak motor penjual fried chikens. Gerobak motor penjual mie ayam membutuhkan kompor yang sudah terhubung dengan panci rebus, sedangkan gerobak motor fried chikens membutuhkan kompor yang terhubung ke wajan penggorengan.

Bahan

Setelah mengetahui jenis usaha, langkah berikutnya adalah menentukan jenis bahan yang digunakan untuk gerobak motor. Apakah menggunakan full alumunium, full besi atau full kayu, atau campuran. Jangan asal dalam menentukan bahan yang digunakan, karena ini akan berpengaruh pada usia pakai dan cara merawat dari gerobak motor tersebut.

Desain

Setiap pelaku usaha sudah tentu menginginkan gerobak motornya memiliki desain yang unik dan menarik. Penampilan gerobak motor akan mengundang ketertarikan dan rasa penasaran konsumen. Berawal dari desain, konsumen pun ingin membeli produk yang diperdagangkan.  Desain akan berpengaruh terhadap penilaian konsumen, seperti kebersihan dan kenyamanan.

Area Pemasaran

Desain dan jenis sepeda motor yang akan digunakan dalam membuat gerobak motor juga harus disesuaikan dengan area pemasaran dan jangkauan penjualan. Mulai dari kondisi jalanan, apakah itu bebatuan, tanjakan, dan berkelok, Termasuk  jenis atau karakter wilayah yang akan menjadi target pemasaran.

Biaya pembuatan

Terakhir, setelah memiliki konsep gerobak, tentu dalam proses realisasinya membutuhkan biaya. Jangan sampai biaya yang dikeluarkan melebihi dari apa yang sudah dianggarkan. Harus benar-benar diperhitungkan, apakah sebanding antara uang yang dikeluarkan dengan keuntungan yang didapat.

Selamat mencoba dan semoga berhasil!! (EGI/RAP)

1

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirimkan komentar.
Related Artikel