POSTED: 10 September 2018

Banyak orang yang tak sabar untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis. Pola pikir instan dan pragmatis dalam takaran kronis justru mengesampingkan arti pentingnya berproses. Akibatnya, bisnis seseorang tak berkembang justru bukan karena kompetensinya, melainkan karena tak ia bisa menghayati proses dari apa yang ia jalankan.

Namun, barangkali tips berikut ini dapat menjadi informasi Fans Bogasari, bagaimana memperthanakan bisnis kuliner.

Pertama adalah niat. Setiap orang yang mau masuk ke dalam bisnis kuliner pasti berorientasi kepada keuntungan besar. Namun, jika niat yang langsung berorientasi kepada masyarakat justru akan memacu usaha bersama untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumen. Bila ini dilakukan, keuntungan diyakini akan datang menyusul.

Kedua, pengelolaan manahemen Sumber Daya Manusia. Kebersamaan dan pendekatan secara kekeluargaan kepada para pegawai diyakini mampu menciptakan team work dalam pengembangan bisnis kuliner. Kebersamaan sebagai keluarga adalah yang utama. Bukan gaji, honor atau Imbalan yang lain.

Ketiga, konsistensi rasa dan kualitas masakan harus terjaga dari hari ke hari. Resep ini sangat penting untuk mempertahankan dan menjaga konsumen tidak lari ke kuliner serupa yang disajikan oleh kompetitor lain.

Adapun tips terakhir untuk mempertahankan eksistensi bisnis kuliner adalah inovasi, bukan hanya dalam hal rasa, namun juga pendekatan kepada masyarakat atau konsumen. Pengusaha kuliner harus memiliki kepekaan membaca situasi dan kondisi konsumennya. Jangan kaku dengan pola bisnis restoran konvensional.

Sumber : Kompas.com

0

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirimkan komentar.
Artikel Berhubungan